Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Sebait Rindu untuk bintangku, Sahabatku disana :)

Apalah arti jika setiap mengingat kalian mataku masih saja sembab? Apa mungkin ego ku masih melekat erat? Takut kehilangan, rasanya masih sama perasaan itu Perasaan sejak awal persahabatan kita terjalin Perasaan yang.. sungguh aku ingin membuang jauh jauh rasa takut itu Ingin ku rubah tetesan air mata dengan segaris senyum dibibir Ingin ku rubah rasa takut itu dengan rasa bangga Ya, bangga ketika aku sadar bahwa aku pernah menggenggam bintang Tahun demi tahun semakin berlalu Aku takut ketika bintang itu kian hilang dari pandanganku Maka aku takkan bisa lagi menikmati setitik cahyanya Kini yang ada hanya gelap diantara awan hitam Tapi aku yakin meski bintang itu tak pernah nampak lagi cahayanya akan tetap sama dimana juga Aku akan tetap melihatnya Walaupun hanya setitik cahaya kecil dilangit malam *** Untuk kalian sahabatku yang jauh disana Tetaplah menjadi bintangku Karna setiap merin...

Teruntukmu

Memang Tuhan sudah membuat skenario kehidupan jauh sebelum kita lahir, tinggal kita berperan menjalaninya. Ntahlah, aku takut ketika harus melihat kamu berperan menjadi seorang pesakitan, orang yang lemah, merasakan sakit yang hanya kamu sendiri yang dapat merasakan. Aku benci ketika melihat kamu sakit. Seperti aku juga merasakannya. Aku hanya bisa berharap, memohon dan berdoa disetiap malamku, di awal pagiku. Kamu akan baik baik saja, Tuhan akan lekas mengganti peranmu dengan peran yang lebih baik. Aku harap Tuhan akan mengganti kecemasan ini dengan segaris senyum kelak, Dia akan memasukkan kita kedalam daftar pemeran yang hidupnya dipenuhi kebahagiaan. Menyelinap diantara mereka. Mencoba mengubur semua rasa sakit dan kesedihan, mencoba mencari cari celah kebahagiaan. Aku ingin melihat senyummu disetiap pagiku. Bahagia, bukan sakit dan sedih yang ku dapatkan. Bukan senyum getir yang terlihat disana. Bukan sinar mata yang lelah pula. Kita sama sama mencari sebutir kebahagi...