Aku tak tahu apa yang ku fikirkan sekarang.
\Yang ku tahu hanya semuanya semu, semuanya menghilang, semuanya tak sama lagi seperti dulu.
Hanya khayalku yang membumbung meniti hari manis dimasa
nanti.
Nyatanya semuapun satu persatu pergi, lenyap ditelan sang masa.
Nyatanya semuapun satu persatu pergi, lenyap ditelan sang masa.
Ingin rasa hati menyelinap masuk kembali dimasa lampau.
Masa dimana semua yang ku genggam masih utuh.
Tak ada suara sumbang, semuanya mengalun begitu indah.
Masa dimana semua yang ku genggam masih utuh.
Tak ada suara sumbang, semuanya mengalun begitu indah.
Bak pasir dalam genggaman tangan
aku sadar jika aku terlalu kuat menggenggam
sehingga satu persatu butirnya luruh
melebur lalu menghilang bersama gulungan laut.
aku sadar jika aku terlalu kuat menggenggam
sehingga satu persatu butirnya luruh
melebur lalu menghilang bersama gulungan laut.
Salahku memang yang membuat itu semua hanyut dalam derasnya
kenestapaan
Hanya merintih dalam raungan yang tersisa
berharap pun aku tak berhak.
Hanya merintih dalam raungan yang tersisa
berharap pun aku tak berhak.
Teruntukmu yang ku tinggalkan dalam memori masa lalu
Betapa sulitnya menghapus jejak jejak bayangmu dalam jiwa
Hanya kebisuan yang nampak dalam pengharapan hati.
Betapa sulitnya menghapus jejak jejak bayangmu dalam jiwa
Hanya kebisuan yang nampak dalam pengharapan hati.
Sudikah kalian kembali?
Membantu imajinasiku bangkit
Membangun dunia khayalku lagi
Menari bersama memori waktu.
Membangun dunia khayalku lagi
Menari bersama memori waktu.
Andai waktu itu bisa ku hentikan
aku ingin tetap berada diujung sana.
aku ingin tetap berada diujung sana.
Komentar
Posting Komentar